Senin, 03 Mei 2010

Roos of Mold Business

    
   
     Andi,Bandi,Trisno,Sarbini,Yudi,Engkus,Ruspandi,Asep,Husin,Rambe,Dedikeni,Mukhotim,Wanto
dan lain sebagainya masih ada beberapa nama lagi yang lepas dari ingatan saya.Mereka-mereka ini dulunya
bisa dibilang adalah mantan mantan tukang grafir yang sekarang sudah menjadi "Pengusaha" molding baik
dalam skala home industri maupun yang sudah mapan dan membentuk badan hukum.Memang dewasa ini banyak
bermunculan jasa-jasa pembuatan mold (cetakan dari logam) yang notabene berasal dari mantan-mantan
operator grafir(Skill:berkeahlian khusus)ataupun menguasai mesin yang terkait dan kemudian mencoba
berspekulasi dengan membuka jasa layanan pembuatan mold.Menyusul paska hengkangnya para pengusaha atau
barrier jasa molding asal korea yang tanpa mereka sadari telah menjadi mentor yang sangat membantu
memunculkan generasi skill ahli molding di Indonesia.
     Tapi sau hal yang disayangkan dari kondisi seperi ini adalah munculnya persaingan dagang yang
tidak sehat yang tentu saja dalam jangka panjang akan mengancam keberadaan usaha seperti ini sendiri.
Contoh riilnya adalah saling berebut konsumen dengan cara menawarkan harga yang sangat jauh lebih murah
dan tidak realistis.Biasanya ini dilakukan oleh pemain baru dalam rangka mencari pasar,tanpa mengestimasi
untung rugi kedepannya.Sebenarnya hal ini justru dianggap menguntungkan bagi para konsumen,terutama para
pelaku home industri yang cenderung menekan cost purchase untuk mengambil keuntungan yang lebih besar.
Tapi tetap saja pada akhirnya hanya yang memenuhi standar kualitas saja yang menjadi pilihan,"ONLY THE BEST
 SURVIVES".
     Tak jarang sau per satu dari pengusaha jasa molding ini tumbang dan kembali menjadi karyawan karena
pengolahan manajemen yang kurang baik ataupun mental pengusaha yang masih belum siap dengan euforia menjadi
orang kaya baru dan terjebak oleh"kesuksesan" sejenak yang akhirnya menenggelamkan mereka ke dasar lagi
dan kembali dari nol.Well,we're not lucky yet,so do not ever quit to try,God bless you !

Minggu, 21 Maret 2010

Instruksi pembuatan Dongpan

Bahan2 yang perlu disiapkan  sebelum membuat Dongpan :

           

     1.Settingan gambar yang akan di cetak pada dongpan

        ( bisa pada kertas HVS,kalkir,atau film transparant )

     2.Plat Dongpan / Plat klise/Zinc Plate

     3. Obat biru ( TPR 201/207)

     4.Campuran Tolen & Aseton ( 3: 1 part)

     5.Airkeras type Nitic Acid dilarutkan pada air bersih (1: 5 part)

     6.Amplas Kasar ( No. 120cw)

 

Instruksi Pembuatan Dongpan :

 

     1.Mula-mula potong plat dongpan  sesuai settingan gambar,lalu dicelup ke dalam    

larutan airkeras dan air sebentar,kemudian di gosok dengan amplas kasar merata sampai bagian yang mengkilap hilang dan menjadi licin.keringkan dengan hair dryer sampai benar2 kering.

     2.Setelah benar-benar kering ,pastikan tak ada sedikitpun debu yang tertinggal pada permukaan plat tadi,lalu tuangkan obat biru secukupnya saja,oles dan ratakan pada seluruh permukaan  plat dengan menggunakan spons halus dan kering.kemudian keringkan lagi dengan hair dryer

     3.tempelkan gambar setting di atas permukaan plat yang sudah di cat tadi,lalu expose dibawah  sinar yang cukup terang,bisa matahari,neon ataupun halogen sekedar untuk meguatkan polesan obat biru tadi agar tidak mengelupas.

     4.Setelah di expose secukupnya,letakkan plat yang tadi di dalam baki,siram perlahan dengan larutan tolen dan aseton kesemua bagian sampai gambar yang di kertas tercetak jelas dipermukaan plat dongpan,usap perlahan dan mengambang dngan menggunakan spons halus

     5.Setelah gambar terlihat jelas,keringkan sebentar,tambal bagian yang bolong dengan cukup tetesan obat biru saja,keringkan.Plat siap di siram(etching) beberapa saat dengan larutan air dan airkeras tadi sampai gambar tercetak timbul pada plat dongpan.Selamat Mencoba !

 Untuk informasi lebih lanjut,kirimkan email anda ke yonofilm@gmail.com.Good Luck!

dongpanisasi

      Bagi anda yang telah lama berkecimpung di bidang molding(Cetakan dari logam)
apalagi kalau masih manual belum mengggunakan jasa CNC ataupun Wirecut,
anda pasti pernah mendengar yang namanya mesin grafir atau Panthograf,
yang masih menggunakan tenaga skill manusia,disamping tenaga listrik tentunya.
  
     Cara kerja mesin grafir sendiri tidak lepas dari yang namanya dongpan(mal/master).
Dongpan sendiri sangat penting kaitannya dengan mesin grafir,karena setiap
pekerjaan molding pasti lebih dulu memerlukan dongpan untuk kemudian "dijiplak"kan
pada material logam tertentu.Berbeda dengan mesin grafir,untuk pembuatan dongpan
sendiri tidak mutlak memerlukan tenaga listrik,dalam artian dalam keadaan urgent atau
mendesak dongpan ini tetap bisa dibuat walaupun hasilnya tentu tak seoptimal bila ada
tenaga listrik.
     Dewasa ini  mesin grafir telah tumbuh pesat sampai ke level home industri.Di kawasan
pemukiman penduduk,perumahan atau bahkan ruko-ruko kecil akan banyak kita jumpai
"Pengusaha Dadakan" yang membuka jasa pembuatan molding.Dari yang skala kecil
dengan budget produk berharga puluhan ribu hingga jutaan rupiah dapat dengan mudah kita jumpai.
Hal ini tentu tak terlepas dari keuntungan dan benefit yang relatif menggiurkan dan market yang
begitu luas dengan dengan persaingan yang tidak begitu ketat.Walaupun tenaga karja (operator)
mesin grafir ini relatif mahal dan jarang,tetapi itu tidak menjadi hambatan bagi mereka untuk
menginvestasikan dananya di bidang ini.
     Akan tetapi kebanyakan dari usaha jasa molding ini ,jarang sekali yang melengkapi usahanya
dengan mempunyai divisi pembuatan dongpan sendiri,dikarenakan di anggap costnya terlalu tingggi
karena pada dasarnya dongpan sendiri memerlukan komputer untuk desain atau setting gambar
terlebih dulu untuk kemudian di buat dongpan.Mereka lebih suka memakai jasa pembuat dongpan
secara "Backstreet"atau secara diam -diam di tempat para pembuat dongpan bekerja.
    Hal ini tentu saja membuat kami para tenaga ahli khusus pembuat dongpan dan desainer
atau biasa di sebut tukang setting gambar kurang begitu eksis walaupun secara ekonomi Bargain Value
kami menjai lebih tinggi.
     Sekedar informasi,bidang molding ini mencakup aksesori sepatu,sandal,fashion,tehnik idustri, Botling,
Packaging,dan banyak lagi.Untuk yang sedang booming saat ini adalah untuk sablon sandal beserta tali
dan mereknya.